Sejarah
Sejarah SMP Negeri 13 Denpasar
SMP Negeri 13 Denpasar berdiri berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Denpasar tertanggal 28 Maret 2019. SK tersebut diserahkan kepada kami pada tanggal 28 Mei 2019, sekaligus dengan penyerahan SK pengangkatan saya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Negeri 13 Denpasar yang berlaku mulai tanggal 1 Juni 2019. Sejak saat itu, saya mulai bertugas sebagai Plt. Kepala SMP Negeri 13 Denpasar.
Pada awal berdirinya, SMP Negeri 13 Denpasar masih menempati gedung SD Negeri 17 Padangsambian sebagai tempat pelaksanaan kegiatan sekolah. Selanjutnya, pada tanggal 12 Juli 2019, dilaksanakan rapat di SD Negeri 17 Padangsambian yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar beserta jajaran. Pada kesempatan tersebut, diserahkan 13 orang guru yang ditugaskan untuk mengajar di SMP Negeri 13 Denpasar serta 6 orang tenaga tata usaha yang membantu dalam bidang administrasi, termasuk dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Penerimaan Peserta Didik Baru angkatan pertama tahun pelajaran 2019/2020 dimulai pada tanggal 15 Juni 2019. Pada tahun pertama tersebut, SMP Negeri 13 Denpasar menerima sebanyak 7 rombongan belajar (rombel) dengan jumlah keseluruhan 278 peserta didik.
Selama gedung sekolah masih dalam proses pembangunan, kegiatan pembelajaran bagi peserta didik angkatan pertama tahun pelajaran 2019/2020 dilaksanakan di SD Negeri 17 Padangsambian. Sementara itu, pembangunan gedung SMP Negeri 13 Denpasar terus berlangsung dan berhasil diselesaikan pada tanggal 31 Desember 2019.
Setelah gedung sekolah selesai dibangun, seluruh civitas akademika SMP Negeri 13 Denpasar bersama Komite Sekolah melaksanakan upacara melaspas alit sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan agar gedung sekolah dapat digunakan dengan baik. Setelah pelaksanaan upacara tersebut, gedung SMP Negeri 13 Denpasar mulai difungsikan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan pembelajaran bagi peserta didik kelas VII tahun pelajaran 2019/2020.
Gedung SMP Negeri 13 Denpasar berlokasi di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Desa Padangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. Namun, kegiatan pembelajaran secara tatap muka di gedung sekolah tersebut hanya sempat berlangsung selama beberapa hari. Hal ini disebabkan oleh merebaknya pandemi COVID-19 yang mengharuskan seluruh peserta didik dan guru melaksanakan pembelajaran dari rumah melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran secara daring (online).
Demikianlah perjalanan awal berdirinya SMP Negeri 13 Denpasar, yang dimulai dari proses pembentukan, pelaksanaan PPDB angkatan pertama, kegiatan pembelajaran yang sementara dilaksanakan di SD Negeri 17 Padangsambian, hingga berdirinya gedung sekolah sendiri dan menghadapi tantangan pandemi COVID-19.
















